EA Buka Battlefield Labs: Pemain Bisa Langsung Bentuk Masa Depan Franchise
Para penggemar Battlefield, siapkan diri! Electronic Arts (EA) baru saja mengumumkan inisiatif terbaru mereka: Battlefield Labs, program rekrutmen playtester untuk sesi closed alpha game yang masih dalam pengembangan. Ini adalah kesempatan langka bagi pemain untuk masuk ke “dapur” produksi dan memengaruhi arah seri ikonis ini.

Apa Itu Battlefield Labs?
Program ini dirancang sebagai platform kolaborasi antara developer DICE dan komunitas. Para playtester terpilih akan mendapatkan akses ke build game paling awal, jauh sebelum versi beta atau trailer resmi dirilis. Tujuannya? Menciptakan feedback loop langsung untuk menyempurnakan mekanik gameplay, balance senjata, hingga stabilitas server.
“Kami ingin pemain merasakan kepemilikan atas proses kreatif ini,” ujar Rebecka Coutaz, VP of DICE, dalam wawancara eksklusif. “Battlefield selalu tentang komunitas, dan sekarang kami membuka pintu lebih lebar.”

Syarat Jadi Playtester
EA mencari kandidat dengan kriteria ketat:
- Pengalaman minimal 200 jam di franchise Battlefield
- Komitmen ujicoba 15-20 jam/minggu
- PC/laptop dengan spesifikasi RTX 3060 atau setara
- Kemampuan analisis sistem gameplay
Pendaftar harus melalui proses seleksi bertahap, termasuk tes pengetahuan lore Battlefield dan simulasi pelaporan bug. Periode pendaftaran dibuka hingga 30 November 2024.
Benefit Eksklusif
Bukan sekadar relawan, partisipan akan mendapat:
- 🎮 Akses alpha build dengan skin karakter eksklusif
- 🏆 Merchandise limited edition (termasuk figur karakter Irish dari BF2042)
- 💬 Forum diskusi langsung dengan tim desain
- 📜 Nama tercantum di bagian “Special Thanks” kredit game

Masa Depan Battlefield di Tangan Komunitas?
Inisiatif ini menandai pergeseran strategi EA pasca peluncuran Battlefield 2042 yang menuai kritik. Dengan melibatkan pemain veteran sejak fase awal, DICE berharap bisa menghindari kesalahan seperti sistem Specialist yang kontroversial.
“Program serupa pernah sukses dengan Apex Legends,” kata Tom Henderson, insider industri. “Tapi Battlefield punya kompleksitas lebih tinggi. Ini bisa jadi game-changer atau bumerang.”
Bagi yang tertarik, segera kunjungi portal Battlefield Labs dan siapkan CV gaming-mu. Siapa tahu, ide Anda yang akan menentukan nasih Tukang Medis di medan perang berikutnya!
Leave a Reply