Bagaimana Nasib GTA Online Setelah Grand Theft Auto 6 Rilis?
Sejak kabar rilis Grand Theft Auto VI (GTA 6) semakin panas, satu pertanyaan besar menggantung di kalangan gamers: “Apa yang akan terjadi pada GTA Online?” Mode multiplayer yang sudah menemani pemain selama lebih dari satu dekade ini ibarat “anak pertama” Rockstar Games. Tapi, akankah ia tetap eksis ketika sang adik, GTA 6, mengambil alih panggung?
1. Pelajaran dari Sejarah: Rockstar Tak Pernah Tinggalkan Pemain
Rockstar punya track record jelas dalam merawat game online mereka. Red Dead Online sempat dianggap “terlantar”, tapi GTA Online justru semakin moncer dengan update seperti The Contract (2021) dan Los Santos Drug Wars (2023). Fakta ini menunjukkan prioritas Rockstar: GTA Online adalah mesin pencetak uang yang masih terus dikembangkan, bahkan setelah 11 tahun!
2. Integrasi atau Migrasi? Dua Skenario yang Mungkin Terjadi
Ada dua teori yang ramai dibahas komunitas:
- Skenario Fusion: GTA Online di-rebrand menjadi “GTA 6 Online” dengan peta baru (misalnya Vice City) yang terintegrasi dengan Los Santos.
- Skenario Parallel: GTA Online tetap jalan di GTA V, sementara GTA 6 punya mode multiplayer baru dengan mekanik berbeda.
“Rockstar tak mungkin membunuh golden goose mereka,” kata Andi Pratama, admin komunitas GTA Indonesia. “Tapi mereka perlu terobosan agar pemain tidak bosan.”

3. Ancaman Perpecahan Komunitas
Jika Rockstar memilih membuat multiplayer baru untuk GTA 6, risiko terbesar adalah split player base. Pemain yang sudah investasi waktu dan uang di GTA Online mungkin enggan pindah. Solusinya? Potensi cross-progression atau insentif khusus untuk migrasi, seperti skin eksklusif atau konversi GTA$ ke mata uang baru.
4. Teknologi vs Nostalgia: Bisolakah Keduanya Berdampingan?
Dengan engine RAGE terbaru di GTA 6, GTA Online versi lawas bisa terlihat ketinggalan zaman. Tapi jangan lupa: nostalgia adalah senjata ampuh. Lihat saja bagaimana GTA: San Andreas tetap punya kultus sendiri. Rockstar mungkin akan mempertahankan server GTA Online klasik sambil meluncurkan versi “remastered” yang kompatibel dengan GTA 6.
5. Prediksi Konten: Dari NFT sampai AI
Bocoran dari insider Tez2 menyebut Rockstar sedang eksperimen dengan:
- Dynamic Events yang dipicu AI, seperti gempa bumi acak di Los Santos
- Collaborative Heist untuk 10+ pemain
- In-game NFT marketplace (kontroversial, tapi sesuai tren industri)
Kesimpulan: Evolusi, Bukan Kematian
Seperti burung phoenix, GTA Online mungkin akan “terbakar” sesaat setelah GTA 6 rilis, lalu bangkit kembali dengan wajah baru. Yang pasti, selama masih ada pemain yang nongkrong di Los Santos sambil ngejar Oppressor Mk II, Rockstar tak akan sembarangan mencabut server.
Bagaimana pendapatmu? Bakal tetap setia ke GTA Online atau pindah ke multiplayer GTA 6? Ceritakan di komentar!
Leave a Reply